Kesehatan

Allopurinol Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Allopurinol obat apa? Manfaat, dosis, dan Efek Samping yang akan dijelaskan pada artikel kali ini supaya anda mengetahuinya dan tidak salah dalam penggunaannya.

Allopurinol Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Apa Itu Allopurinol?

Allopurinol adalah obat yang biasa di gunakan untuk mengobati asam urat dan batu ginjal, Allopurinol bekerja dengan mengurangi jumlah asam urat yang dibuat oleh tubuh. Selain itu obat ini juga biasanya digunakan untuk mencegah terjadinya peningkatan kadar asam urat pada pasien yang menjalani kemoterapi kanker. Pada kasus pasien kemoterapi kanker dapat mengalami peningkatan kadar asam urat akibat pelepasan asam urat dari sel kanker yang mati.

 

Indikasi Dan Manfaatnya?

Indikasi dari allopurinol adalah sebagai berikut:
  • Hiperurisemia, terutama pada penyakit gout untuk mencegah serangan gout.
  • Produksi berlebihan asam urat antara lain pada pasien keganasan yang mendapat imunoterapi, polisitemia vera, terapi sitostatik.
  • Pada populasi pasien pediatrik: keadaan maligna (leukemia), kelainan enzim (sindroma Lesch-Nyhan).
  • Batu ginjal rekuren yang disebabkan oleh batu oksalat.

 

Dosis Allopurinol

Inilah aturan dosis allopurinol yang harus anda ketahui supaya tidak salah menggunakannya.
  • Dosis pada pasien Artritis Gout (Nyeri Sendi) akibat Asam Urat
    Untuk yang ringan: 100 mg/hari PO awalnya; meningkat mingguan untuk 200-300 mg/hari
    Untuk yang Sedang sampai berat: 100 mg/hari PO awalnya; meningkat mingguan untuk 400-600 mg/hari
  • Dosis pada pasien dengan kondisi asam urat yang berlebih atau antineoplasma
    Dosis oral : 600-800 mg dibagi setiap 8–12 jam, mulai 1-2 hari sebelum dilakukan kemoterapi
    Dosis IV atau intra vena : 200-400 mg/m²/hari; tidak melebihi 600 mg/m²/hari; ini dapat diberikan sebagai infus tunggal.
  • Dosis Pemelihraan Allopurinol
    Dosis minimum : 100-200 mg/hari
    Dosis maksimum : 800 mg/hari
  • Dosis Allopurinol Modifikasi
    Pada kasus gangguan ginjal
    Bersiahan kreatinin atau CrCl 10-20 mL/menit: 200 mg/hari
    Bersihan kreatinin atau CrCl 3-10 mL/menit: 100 mg/hari
    Bersihan kreatinin atau CrCl <3 mL/menit: 100 mg/hari dengan interval diperpanjang

 

Efek Samping Allopurinol

Beberapa efek samping yang bisa terjadi pada penggunan obat allopurinol, berikut adalah penjelasannya tentang apa saja efek samping dari allopurinol anda akan mengalami tanda-tanda reaksi alergi seperti berikut ini: kesulitan bernapas, gatal-gatal, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, sampai anda merasa ingin pingsan

1. Efek samping serius berikut ini:
  • Terjadi demam, tenggorokanterasa sakit, dan sakit kepala yang parah,
  • Terasa ruam pada kulit serta kulit memerah bahkan mengelupas
  • Rasa sakit atau perdarahan ketika buang air kecil
  • Sendi terasa nyeri, terjadi gejala flu
  • Merasa kesemutan, mati rasa, nyeri, kelemahan otot yang parah
  • Mudah memar, perdarahan yang tidak biasa (hidung, mulut, vagina, atau dubur)
  • Tampak adanya bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit Anda
  • Mengalami mual, nyeri pada perut bagian atas, gatal-gatal, hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, urine berwarna gelap, warna tinja seperti tanah liat, sakit kuning (menguningnya kulit atau mata)
  • Kencing jadi lebih sedikit dari biasanya atau bahkan tidak kencing sama sekali

2. Efek samping yang tidak serius:
  • Mengalami muntah, dan diare
  • Merasa ngantuk, dan sakit kepala
  • Terjadi perubahan pada indera perasa
  • Nyeri pada otot

Namun meskipun begitu, tapi anda bisa saja mengalami beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas yang bisa saja terjadi pada diri anda. Jika terjadi efek samping segera konsultasikan dengan dokter anda.

Itulah informsi kesehatan dari clinicsehat.com kali ini, semoga bermanfaat serta anda menjadi lebih tahu dan mengerti tentang apa itu obat allopurinol.