Kesehatan

Gejala Tipes dan Cara Mengobati Yang Harus Diketahui

Gejala Tipes dan Cara Mengobati Yang Harus Diketahui karena penyakit ini bisa menyerang pada semua jenis usia mulai dari anak hingga dewasa.

Gejala Tipes dan Cara Mengobati Yang Harus Diketahui


Tipes adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri adanya infeksi bakteri Salmonella typhi yang menempel di makanan atau minuman, biasanya di akibatkan dari jajan sembarangan. Biasanya jika seseorang terinfeksi bakteri ini, maka penyakit akan menyerang anggota tubuh lainnya dengan cepat.

Apa bedanya tipes dengan gejala tipes?

Pada dasarnya tipes dan gejala tipes merupakan sama-sama penyakit yang disebabkan oleh bakteri S typhi, yang membedakannya adalah untuk memastikan terkena penyakit tipes harus diperiksa lebih lanjut dengan cara melakukan tes pada darah, feses, urine.

Gejala Tipes

Pada umumnya gejala tipes terjadi saat bakteri tipes masuk ke dalam tubuh maka akan terjadi masa inkubasi bakteri yang terjadi, biasanya akan berlangsung selama 7-14 hari yang kemudian diikuti dengan munculnya gejala tipes pertama, atau lebih panjang hingga 30 hari. Masa ini dIhitung dari saat bakteri masuk ke dalam tubuh sampai menimbulkan gejala awal.

Berikut Adalah Gejala Tipes :

  • Terjadi demam yang meningkat secara bertahap setiap hari hingga suhu mencapai 39°C-40°C, biasanya demam yang terjadi juga akan lebih tinggi pada malam hari.
  • Nyeri pada otot.
  • Kepala terasa sakit.
  • Merasa tidak enak badan.
  • Pembesaran pada organ ginjal dan hati.
  • Merasa lelah dan lemas.
  • Berkeringat.
  • Adanya batuk kering.
  • Berat badan menurun.
  • Sakit perut.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Pada anak-anak akan mengalami diare, sementara pada orang dewasa justru malah mengalami konstipasi.
  • Adanya ruam pada kulit berupa bintik-bintik kecil berwarna merah muda.
  • Merasa tidak tahu sedang berada di mana dan apa yang sedang terjadi di sekitar atau linglung.

Gejala tipes akan berkembang dari minggu ke minggu dengan ciri-ciri di bawah ini :

  • Minggu ke-1. Gejala awal yang harus diperhatikan, khususnya perkembangan suhu badan penderita adalah:
    - Demam yang awalnya tidak tinggi, kemudian meningkat secara bertahap hingga mencapai 39-40°C. Pada minggu pertama, suhu tubuh dapat naik atau turun.
    - Sakit kepala.
    - Lemas dan tidak enak badan.
    - Batuk kering.
    - Mimisan.
  • Minggu ke-2. Jika tidak ditangani dengan segera, pasien akan memasuki stadium kedua dengan gejala seperti berikut :
    - Demam tinggi yang berkelanjutan dan cenderung memburuk di malam hari, disertai denyut nadi yang lambat.
    - Muncul bintik-bintik yang berwarna seperti bunga mawar di daerah perut dan dada.
    - Mengigau.
    - Sakit perut.
    - Diare atau sembelit parah.
    - Tinja berwarna kehijauan.
    - Perut kembung akibat pembengkakan hati dan empedu.
  • Minggu ke-3. Suhu tubuh akan menurun pada akhir minggu ketiga. Namun jika tidak ditangani dengan benar, bisa terjadi komplikasi pada tahap ini, berupa:
    - Perdarahan yang terjadi pada usus.
    - Pecahnya usus.
  • Minggu ke-4. Demam tifoid secara berangsur-angsur akan turun. Namun tetap perlu segera ditangani agar tidak muncul gejala-gejala lain atau menyebabkan komplikasi yang membahayakan nyawa. Pada sebagian kasus, gejala dapat kembali muncul dua minggu setelah demam reda.
Jika mengalami demam tinggi dan beberapa gejala di atas, pemeriksaan juga sebaiknya dilakukan jika terserang demam setelah berkunjung ke tempat dengan kasus penyebaran tipes yang tinggi

Pengobatan Tipes

Cara efektif dalam menangani tipes yaitu akan diberikan terapi antibiotik yang harus diberikan sedini mungkin. Beberapa antibiotik yang digunakan untuk mengobati tipes adalah azithromycin, ciprofloxacin, atau ceftriaxone.
Perawatan tipes pun bisa dilakukan di rumah sakit atau dilakukan di rumah, di lihat dari gejalanya apakah masih tergolong ringan atau sudah termasuk berat.

Pengobatan Tipes di Rumah
Orang yang didiagnosis tipes pada stadium awal akan membutuhkan pengobatan yang diberikan selama 1-2 minggu dengan tablet antibiotik, dan yang harus di ingat meskipun tubuh mulai membaik setelah mengkonsumsi antibiotik 2-3, namun antibiotik tetap harus di habiskan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa bakteri Salmonella typhii benar-benar lenyap di dalam tubuh, karena Beberapa kelompok Salmonella typhii menjadi kebal terhadap antibiotik jika tidak dihabiskan.
Jika kondisi malah memburuk saat menjalani perawatan di rumah, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pada sebagian kecil penderita penyakit ini dapat kambuh kembali. Pastikan untuk mengikuti langkah-langkah ini supaya tubuh segera pulih dan mencegah risiko tifus kambuh:
  • Istirahat cukup.
  • Makan teratur. Makan dalam porsi sedikit tapi sering.
  • Banyak minum air putih.
  • Rajin mencuci tangan dengan sabun untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi.
Pengobatan Tipes di Rumah Sakit
Untuk pengobatan di rumah sakit antibiotik yang diberikan dalam bentuk suntikan, serta akan diberikan asupan cairan dan nutrisi juga akan dimasukkan ke dalam pembuluh darah melalui infus jika diperlukan, seperti mengalami muntah terus-menerus serta diare parah untuk mencegah kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).
Pasien akan diberikan antibiotik hingga hasil tes terhadap bakteri penyebab tipes benar-benar bersih. Pada kasus yang jarang terjadi, operasi dapat dilakukan jika terjadi komplikasi yang membahayakan nyawa, seperti perdarahan saluran pencernaan. Penderita tipes akan berangsur-angsur membaik setelah dirawat kurang-lebih selama 3-5 hari. Tubuh akan pulih dengan perlahan-lahan hingga kondisi pasien pulih sepenuhnya setelah beberapa minggu pascainfeksi.

Sekian infomasi kesehatan dari clinicsehat.com kali ini, semoga bermanfaat untuk pengunjung semua dan Anda menjadi lebih tahu tentang gejala tipes.