Kesehatan

Penyakit Prostat Itu Apa? Gejala, Penyebab, dan Mengobati

Penyakit prostat itu apa? gejala, penyebab, dan mengobati nya bagaimana yang akan di jelaskan pada artikel kali ini supaya anda mengetahuinya lebih jelas.

Penyakit Prostat Itu Apa? Gejala, Penyebab, dan Mengobati

Apa Itu Prostat?

Prostat adalah kelenjar yang letaknya persis ada di bawah kandung kemih dan fungsinya yaitu untuk memproduksi air mani, serta cairan pelindung sel-sel sperma pada tubuh. Posisi prostat menyelubungi sebagian uretra, dan Uretra dalah saluran bagi air seni dan sperma yang berujung di kepala penis.

Apa Saja Penyakit Prostat?

Secara umum ada 3 jenis penyakit prostat, apa saja kah itu kita simak penjelasannya dibawah.

1.Benign prostatic hyperplasia (BPH)

BPH merupakan pembesaran prostat jinak yang terjadi pada saat kelenjar prostat membesar, sehingga berdampak pada saluran perkemihan yang akan mengalami penyempitan. Karena kondisi ini sehingga akan menyebabkan otot pada kandung kemih jadi menebal kemudian Lambat laun dinding kandung kemih akan melemah dan mengalami kesulitan untuk mengeluarkan urine dari kandung kemih.

Gejala akibat pembesaran prostat jinak (BPH), antara lain :

1. Susah buang air kecil.
2. Merasa tidak tuntas usai buang air kecil.
3. Aliran urine yang lemah dan tersendat-sendat.

4. Sering buang air kecil pada malam hari.


Meskipun belum ada yang mengetahui secara pasti apa penyebab BPH. Namun, kondisi ini dapat terjadi karena adanya perubahan pada kadar hormon seksual akibat proses penuaan.

ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah BPH,  yaitu dengan menggunakan obat-obatan golongan seperti di bawah ini :
  •  Dengan memberikan obat alpha-blocker, ada beberapa jenis obat alpha blocker yaitu alfuzosin, doxazosin, silodosin, tamsulosin, dan terazosin. karena jenis obat-obatan ini berfungsi untuk merelaksasi otot-otot pada leher kandung kemih dan otot yang ada di kelenjar prostat. Dengan begitu maka akan membantu memudahkan buang air kecil.
  • Dengan memberikan dua jenis terapi obat yaitu finasteride dan dutasteride karena jenis obat yang dapat mengurangi ukuran prostat dengan cara menghambat hormon yang dapat memicu terjadinya pembesaran prostat.
Selain memberikan terapi obat tersebut, ada juga hal yang bisa dilakukan yaitu dengan prosedur pembedahan untuk memperbaiki gejala BPH dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Karena tindakan operasi umumnya akan disarankan bagi penderita BPH yang ukuran prostatnya sudah sangat besar atau memiliki keluhan yang berat.

2.Kanker prostat
Kanker prostat merupakan suatu pertumbuhan sel secara abnormal yang terjadi pada kelenjar prostat. Namun  penyebab munculnya kanker prostat masih belum diketahui. Tapi ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker prostat, yaitu faktor usia, riwayat keluarga, serta obesitas.


Kanker prostat biasanya akan menunjukan gejala seperti berikut :

1. Sulit buang air kecil.
2. Penurunan aliran urine.
3. Tulang terasa nyeri dan rasa tidak nyaman di area panggul.
4. Adanya darah pada urine dan air mani.

Pengobatan kanker sangat tergantung dari pertumbuhan kanker dan kondisi kesehatan Anda. Pengobatan kanker prostat biasanya akan dilakukan seperti terapi radiasi, melakukan terapi hormon, dan melakukan kemoterapi, serta melakukan pembedahan untuk mengangkat kelenjar prostat.

Serta menjaga kesehatan prostat juga sangat penting yaitu dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur, pilih makanan yang kaya vitamin dan mineral, rutin berolahraga, dan mempertahankan berat badan ideal.

3. Prostatitis
Prostatitis merupakan peradangan atau inflamasi yang terjadi pada kelenjar prostat. Dan sering terjadi pada pria yang berusia lebih muda, antara 30-50 tahun. Penyebab dari prostatitis biasanya karena adanya infeksi bakteri, yang bisa berasal dari infeksi saluran kemih atau dari penyakit menular seksual. Meskipun ada beberapa penyebab prostatitis yang tidak dapat diketahui dengan pasti.

Beberapa Penyebab Prostatis
  • Prostatitis bakteri akut, disebabkan oleh adanya bakteri E. coli dan Pseudomonas.
  • Prostatitis bakteri kronis, disebabkan oleh adanya penyebaran bakteri dari saluran kemih atau infeksi saluran kemih (ISK).
  • Asymptomatic inflammatory prostatitis, yaitu suatu kondisi kelenjar prostat yang mengalami peradangan tetapi tidak menimbulkan gejala apa pun.
  • Chronic prostatitis/chronic pelvic pain syndrome (CP/CPPS), belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkannya.
Gejala prostatitis adalah sebagai berikut :

1. Terasa nyeri saat buang air kecil.
2. Adanya darah saat buang air kecil.
3. Merasa sakit ketika ejakulasi.
4. Terdapat darah padaair mani.
5. Disfungsi seksual atau kehilangan libido.
6. Sulit untuk buang air kecil.
7. Frekuensi buang air kecil jadi lebih sering.
8. Aliran urine yang lemah.

Prostatitis sendiri dapat diobati dengan memberikan obat-obatan seperti :
  • antibiotik yang berfungsi untuk melawan kuman penyebab radang yang terjadi pada prostat.
  • Pemberian obat antinyeri.
  • Pemberian obat alpha blocker yang berfungsi untuk melemaskan otot kandung kemih.
Selain pemberian obat-obatan pada penderita prostatitis juga dapat dilakukan seperti hal-hal di bawah ini yang berguna untuk membantu meredakan gejala prostatitis seperti :
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan rokok.
  • Menghindari minuman berkafein.
  • Melakukan kegiatan berendam di air panas.
  • Menghindari aktivitas yang membuat prostat menjadi iritasi, seperti duduk terlalu lama atau bersepeda.

Nah itulah informasi dari clinicsehat.com pada artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda. Baca juga artikel lainnya selain tentang penyakit prostat.