Kesehatan

Voltaren Obat Apa? Fungsi, Dosis, Serta Efek Samping

Voltaren obat apa? Fungsi, dosis, serta efek samping akan di bahas pada artikel ini supaya anda dapat mengetahuinya lebih jelas agar tidak terjadi kesalahan.

Voltaren Obat Apa? Fungsi, Dosis, Serta Efek Samping

Apa Itu Voltaren?

Voltaren adalah merk obat yang memiliki kandungan natrium diklovenak dan merupakan obat golongan anti-radang non-steroid. Obat ini berfungsi untuk mengatasi nyeri pada penyakit reumatik, spondilitis ankilosis, osteoarthritis, dan spondylarthritis. Nyeri pada tulang belakang, nyeri karena cedera, pegal pegal, sakit gigi, serangan akut gout, dan nyeri saat menstruasi yang berlebih / dysmenorrhea.
Voltaren sendiri tersedia dalam beberapa jenis yaitu dalam bentuk tablet, ampul, supositoria, dan emul gel yang cara pemakaiannya dapat di oleskan pada area yang sakit.

Bagaimana Dengan Dosisnya?

Dosis Voltaren 25 mg dapat di konsumsi sebanyak 3 kali 1 – 2 tablet sehari, dikonsumsi bersama makanan atau susu. Dosis yang diberikan sebaiknya tidak melebihi 6 tablet sehari, supaya tidak terjadi efek samping yang berat. Dalam waktu 10 menit setelah mengkonsumsi obat ini, hendaknya tidak berbaring Karena dapat memicu peningkatan asam lambung.
Jika lambung anda terasa nyeri, maka dapat dibarengi dengan minum antasid. Meskipun obat ini memperlambat penyerapan Voltaren 25 mg sehingga efek antinyeri atau antiinflamasinya berkurang atau melambat.

Apa Saja Efek Sampingnya?

Berikut adalah daftar efek samping yang memungkinkan yang dapat terjadi dari semua bahan-bahan konstitusi Voltaren Tablet. meskipun Ini bukanlah daftar yang komprehensif. Efek-efek samping ini memungkinkan, tetapi tidak selalu terjadi. Beberapa efek sampingnya yaitu sebagai berikut :
  • Merasa pusing
  • Gangguan pada sistem pencernaan
  • Mual dan muntah
  • Terjadi diare
  • Terjadi sembelit
  • Kepala terasa sakit
  • Kantuk
  • Hidung tersumbat
Jika Anda mengalami efek samping lain yang tidak ada diatas, segeralah hubungi dokter Anda untuk dilakukan pemeriksaan dan mendapat nasihat medis.

Bagaimana Cara Penyimpanannya?

1. Simpan voltaren pada temperatur ruangan, jauhkan dari panas dan cahaya matahari secara langsung. Jangan membekukan obat kecuali diperlukan oleh brosur kemasan. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

2. Jangan pernah membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase kecuali diinstruksikan seperti itu, karena jika obat dibuang dengan cara seperti itu dapat mengontaminasi lingkungan.


Nah itulah informasi dari clinicsehat.com pada artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat dan menjadi penambah wawasan untuk pengunjung semua tentang obat voltaren.