Tips Dan Info Kesehatan

Kesehatan

Cacar Air - Gejala, Penyebab, dan Mengobati

Cacar Air - Gejala, Penyebab, dan Mengobati yang harus diketahui karena masalah penyakit yang satu ini biasanya di alami oleh semua orang dalam hidupnya.

Cacar Air - Gejala, Penyebab, dan Mengobati

Apa Itu Cacar Air?

Cacar air adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varisela zoster, sama seperti seperti penyakit lain yang juga penyebabnya oleh virus, namun cacar air sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya (self limiting disease).
Biasanya, seorang akan mengalami penyakit ini sekali seumur hidupnya. Meskipun begitu, tapi tidak menutup kemungkinan padasebagian orang akan mengalami penyakit ini lebih dari satu kali.
Ciri khas cacar air adalah munculnya bintik kemerahan berisi cairan dan terasa gatal yang nantinya akan mengering dan terkelupas dalam beberapa hari. Bintik ini biasanya muncul di sekitar wajah, punggung, kulit kepala, dada, perut, lengan, dan kaki.

Apa Saja Gejala nya?

Gejala cacar air berupa demam ringan, pilek, batuk ringan, sakit kepala, lemas, dan tidak nafsu makan yang biasanya muncul 7-21 hari setelah paparan. Munculnya bentol pada tubuh 2-3 hari setelahnya yang kemudian berkembang menjadi lenting gatal yang berisi cairan, selanjutnya akan mengering dan berbentuk koreng dalam 4-5 hari.
Untuk penularan penyakit ini biasanya akan terjadi sejak 1-2 hari sebelum ruam muncul, sampai 6 hari setelah lenting terbentuk.

Apa Saja Penyebab nya?

Cacar air di sebabkan oleh varicella simplex yaitu virus varisela zoster. Virus ini dapat menular dengan mudah dan cepat. yang disebarkan secara aeorogen atau melalui udara. Penularan cacar air bisa terjadi melalui kontak langsung dengan penderita, terkena cairan tubuh penderita melalui bersin atau batuk, memegang barang yang sebelumnya kontak dengan penderita, seperti seprai atau baju kotor
Waktu yang harus diwaspadai adalah 1-2 hari sebelum ruam merah muncul hingga 7 hari setelahnya atau hingga bintil benar-benar kering dan mengelupas.

Mengobati Cacar Air

Untuk mengobatinya bisa di berikan obat non-aspirin seperti acetaminofen, karena obat ini biasanya digunakan yang bertujuan untuk menurunkan demam. Catat jangan berikan aspirin pada anak.
Serta bisa menggunakan obat  Antihistamin, lotion calamine, dan mandi oatmeal yang bertujuan untuk mengurangi rasa gatal. Dan tidak kalah penting minum banyak cairan dan istirahat, akan sangat dianjurkan. Kemudian untuk mencegah penyebaran cacar air, jauhkan anak-anak dari orang lain hingga bentol mengering.
Walaupun pada sebagian kasus yang terjadi pada anak yang sehat tidak membutuhkan obat khusus, karena penyakit ini dapat sembuh dengan sendiri.

Sekian informasi dari clinicsehat.com pada artikel kali ini, semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan para pengunjung semua tentang cara mengobati cacar air.


Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dengan Cepat

Cara menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat karena masalah jerawat memang sudah tidak asing lagi dan sangat sering terjadi apalagi pada masa pubertas

Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dengan Cepat

Cara Menghilangkan Jerawat


Jerawat sering disebut dengan Acne Vulgaris, yaitu benjolan yang timbul akibat penyumbatan pori atau peradangan pada kulit yang disertai dengan nanah atau darah. Jerawat biasanya akan muncul saat minyak bercampur dengan sel-sel kulit mati dan menyumbat pori-pori kulit.

Penyebab Jerawat

Beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya jerawat, di akibatkan oleh bakteri, kulit yang berminyak, hormon yang tidak seimbang, pola makan yang tidak sehat. Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah karena pori-pori di kulitmu tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati.
Jerawat pun bisa muncul pada beberapa bagian tubuh seperti muncul pada wajah, leher, dada, punggung, dan bahu. Karena pada daerah kulit tersebut memiliki paling banyak kelenjar minyak, yang bisa menyebabkan munculnya jerawat.

Adapun beberapa cara menghilangkan jerawat secara alami sebagai berikut :
  • Mencuci atau Membersihkan, Supaya jerawat hilang anda harus senantiasa membersihkan area yang terkena jerawat, sebab dengan cara seperti ini maka jerawat akan hilang. Jika jerawat muncul pada muka maka cuci lah muka anda dengan rutin, lakukan dua kali sehari dengan sabun lembut dan menggunakan air hangat.
  • Mnggunakan Putih telur, Karena dengan kandungan protein dan vitamin yang ada dalam putih telur berfungsi membantu mengencangkan kulit dan mengontrol minyak pada kulit Anda. Selain untuk mengatasi jerawat ternyata putih telur juga dapat membantu mengatasi masalah pori-pori yang tersumbat dan mengurangi peradangan.
  • Menggunakan Madu, Madu juga dipercaya bisa membantu beberapa masalah pada kulit Anda seperti menghilangkan jerawat, bisul dan luka bakar. Selain itu manfaat dari madu alami juga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka.
  • Gunakan minyak pohon teh (tea tree oil), meskipun minyak pohon teh mungkin bekerja lebih lambat untuk mengobati jerawat Anda, namun terbukti cukup efektif. Namun perlu di ingat juga bahwa minyak pohon teh dapat menimbulkan efek samping seperti kemerahan maupun peradangan pada kulit.
  • Menggunakan Mentimun, Mentimun juga terbukti dapat membantu mengurangi pembengkakan jerawat Anda. Selain itu mentimun juga dapat menghilangkan warna merah dan peradangan yang diakibatkan oleh jerawat, dapat diringankan dengan mentimun.
  • Perbaikan pola hidup, karena pola hidup pun harus diperbaiki agar membantu dalam menghilangkan jerawat,, yaitu dengan melakukan istirahat yang cukup, menghindari stres dan menghindari paparan polutan berlebih, serta mengonsumsi asupan bernutrisi secara seimbang.

Nah itulah informasi kesehatan dari clinicsehat.com semoga bermanfaat untuk para pengunjung semua, karena masalah jerawat memang kerap sekali terjadi pada kita dan itulah tips tentang cara menghilangkan jerawat.

7 Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang Alami Paling Ampuh

7 Cara mengobati sakit gigi berlubang Alami paling ampuh yang harus diketahui dan bisa anda coba karena memang masalah sakit gigi ini sangat mengganggu sekali.

7 Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang Alami Paling Ampuh


Sakit gigi memang terasa sangat mengganggu sekali. Bagaimana tidak? segala aktivitas pun akan terganggu oleh adanya masalah sakit gigi, baik anda sedang makan, bekerja, olahraga, bahkan tidur sekalipun akan terasa sangat terganggu, dan bahkan saat anda sedang melakukan aktivitas lainnya diluar atau didalam rumah sekalipun.
Sakit gigi bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu gigi retak, terkikis, gigi berlubang, kebanyakan memakan makanan yang manis seperti coklat, permen, permen karet, Serta dikarenakan adanya infeksi pada gusi.
Nah bagi anda yang mempunyai masalah sakit gigi, anda bisa mencoba cara ini supaya rasa sakit pada gigi anda berkurang atau sembuh. Inilah cara yang bisa anda coba :

1. Menggunakan Garam
Garam memang dipercaya dapat mengobati sakit gigi yang mujarab, dengan kandungan sodium yang tinggi terkandung di dalamnya ini dapat berfungsi sebagai pembasmi bakteri penyebab gigi berlubang. Garam menjadi juga dapat menjadi antiseptic alami bau kesehatan mulut Anda.

2. Menggunakan Daun Sirih

Daun sirih juga terbukti ampuh sebagai cara mengobati sakit gigi. Apakah Anda pernah melihat nenek atau kakek Anda menguyah sesuatu hingga mulutnya berwarna merah, nah yang mereka kunyah itu adalah daun sirih. Karena daun sirih sendiri berguna sebagai penguat gigi alami, berfungsi menghentikan pendarahan pada gusi, menghilangkan bau mulut, dan juga bisa digunakan sebagai antiseptik alami.

3. Menggunakan Bawang Putih
Ternyata bawang putih dapat dijadikan sebagai anti-septik alami untuk mencegah terjadinya infeksi di sekitar mulut dan gigi. Gigi dan sela gigi pun akan lebih bersih dari bakteri penyebab gusi bengkak pada gigi berlubang karena kandungan anti-septik yang terdapat didalamnya dan sekaligus bermanfaat untuk meredakan rasa sakit akibat gigi berlubang.

4. Menggunakan Jeruk Nipis
Kandungan senyawa antibiotik alami yang ada dalam jeruk nipis ternyata dapat meredakan sakit gigi berlubang akibat bakteri. Oleh karena itu konsumsilah  nipis secara alami, meskipun rasanya cukup masam sehingga sangat jarang yang mengonsumsinya langsung.

5. Menggunakan Cengkeh
Karena kandungan senyawa anti-inflamasi yang tinggi dalam cengkeh ternyata dapat mengurangi rasa nyeri akibat sakit gigi, karena dengan kandungan tersebut maka bisa meminimalisir peradangan gigi. Dengan memanfaatkan minyak nya dan cengkeh pun sudah banyak yang diekstrak dalam bentuk minyak.

6. Menggunakan Biji Asam Jawa
Memang sejak dahulu biji asam Jawa sudah dipercaya sejak dulu sebagai obat sakit gigi berlubang secara tradisional. Karena biji-bijian yang satu ini mampu menyerap dan membunuh bakteri pada area sekitar gigi. Bahkan ia juga berkhasiat meredakan nyeri dan ngilu yang berlebihan di sekitar gigi.

7. Menggunakan Serai
Biasanya serai digunakan untuk olahan masakan. karena daun ini mampu memberikan aroma khas pada masakan kuah lainnya. Selain untuk masak, ternyata serai juga efektif jika di manfaatkan untuk mengobati sakit gigi dan mencegah adanya pembengkakan gusi.


Sekian informasi dari clinicsehat.com pada artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat untuk para pengunjung semua tentang bagaimana cara mengobati sakit gigi.


Penyakit Difteri - Gejala, Penyebab, dan Mengobati

Penyakit difteri - gejala, penyebab, dan mengobati yang wajib anda ketahui tentang penyakit ini supaya dapat lebih waspada serta benar dalam mengobatinya.

Penyakit Difteri - Gejala, Penyebab, dan Mengobati

Apa Itu Penyakit Difteri?

Penyakit difteri merupakan suatu infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium, yang di tandai dengan beberapa gejala seperti sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan. Bahkan dalam kondisi yang parah infeksi bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf. Serta akan mengalami infeksi yang terjadi pada kulit.


Apa Saja Gejalanya?

Berikut adalah beberapa gejala dari penyakit difteri :
  • Terdapat lapisan tipis berwarna abu-abu yang tampak menutupi tenggorokan dan amandel.
  • terjadi demam yang disertai badan menggigil.
  • Tenggorokan terasa sakit dan suara menjadi serak.
  • Bernapas jadi sulit atau napas yang cepat.
  • Pembengkakan pada kelenjar limfe pada leher.
  • Badan terasa lemas dan lelah.
  • Terjadii pilek yang awalnya cair, namun lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah.
Difteri biasanya akan memerlukan masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul 2 sampai 5 hari. Difteri juga biasanya akan menyerang kulit yang dapat menyebabkan luka seperti borok (ulkus), namun tidak perlu khawatir karena ulkus tersebut dapat disembuhkan dalam beberapa bulan.


Apa Saja Penyebabnya?

Berikut adalah beberapa penyebab dari penyakit difteri yang harus di waspadai :

Penyebab penyakit difteri yaitu diakibatkan oleh bakteri yang bernama Corynebacterium, yaitu bakteri yang dapat melakukan penyebarannya melalui partikel di udara, benda pribadi, serta peralatan rumah tangga yang terkontaminasi.

Penularannya pun bisa di akibatkan oleh partikel udara dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi yang kemudian terhirup.

Penyebab lainnya adalah adanya kontak langsung dengan benda-benda pribadi penderita difteri yang terkontaminasi. walaupun hanya dengan memegang tisu bekas orang yang terinfeksi anda juga bisa tertular, minum dari gelas yang belum dicuci, atau adanya kontak sejenisnya dengan benda-benda yang membawa bakteri. Pada beberapa kasus pun biasanya difteri menyebar pada peralatan rumah tangga yang digunakan bersama, seperti handuk atau mainan.

Menyentuh luka seorang yang terinfeksi juga ternyata dapat membuat Anda terekspos bakteri yang menyebabkan difteri.


Bagaimana Mengobatinya?

Apabila seseorang diduga kuat tertular difteri dengan melihat hasil laboratorium yang pemeriksaannya dilakukan tindakan pengambilan sampel dari lendir di tenggorokan, hidung, atau ulkus di kulit untuk diperiksa di laboratorium., Namun biasanya pengobatan akan segera dilakukan meskipun belum ada hasil laboratorium.

Pada seorang yang terkena difteri biasanya akan langsung di anjurkan untuk menjalani perawatan dalam ruang isolasi di rumah sakit. selanjutnya akan dilakukan langkah pengobatan dengan 2 jenis obat, yaitu antibiotik dan antitoksin.

Antibiotik diberikan yang bertujuan untuk membunuh bakteri dan menyembuhkan infeksi yang ada dalam tubuh. Dan untuk dosisnya biasanya tergantung pada tingkat keparahan gejala dan lama pasien menderita difteri, dan sebagian besar penderita sangat wajib untuk menyelesaikan konsumsi antibiotik sesuai anjuran dokter, yaitu di  berikan selama 2 minggu.

Selanjutnya pasien akan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk melihat ada tidaknya bakteri difteri dalam aliran darah, namun jika bakteri difteri masihditemukan terdapat dalam tubuh pasien maka penggunaan antibiotik akan dilanjutkan dalam waktu 10 hari.

Dan untuk pemberian antitoksin bertujuan untuk menetralisasi toksin atau racun difteri yang menyebar dalam tubuh. Sebelum memberikan antitoksin, bisanya akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu supaya lebih jelas apakah ada alergi obat pada pasien. Apabila terjadi reaksi alergi, maka akan dilakukan pemberian antitoksin dengan dosis rendah dan perlahan-lahan meningkatkannya sambil melihat perkembangan kondisi pasien.

Juga perlu diketahui bahwa penyakit ini sangat mudah menular, maka bagi orang-orang yang berada di dekatnya sangat disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan apakah terkena atau tidaknya.

Nah itulah informasi kesehatan dari clinicsehat.com pada artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat untuk para pengunjung semua dan dapat menambah ilmu anda tentang penyakit difteri.


Herpes Adalah? Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Herpes adalah? gejala, penyebab, dan cara mengobati nya yang harus diketahui supaya anda lebih tahu dan memahami dan tidak salah dalam menanganinya.

Herpes Adalah? Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Apa Itu Herpes?

Herpes adalah penyakit kulit yang timbul akibat serangan virus HSV dan infeksi virus herpes biasanya ditandai dengan adanya lepuhan kulit dan kulit kering. jenis herpes yang paling umum ditemui adalah herpes kulit dan herpes genetalia, namun herpes juga biasanya menyerang bagian tubuh seperti leher, bibir, atau bagian tubuh yang lain dan dapat menyebabkan sensasi gatal yang disertai rasa perih. dan supaya mendapatkan penanganan yang tepat Anda harus mengetahui lebih banyak apa itu herpes.

Jenis Penyakit Herpes

Herpes sendiri di bagi menjadi dua tipe, yaitu Herpes Simplex dan Herpes Zoster. Meskipun keduanya sama-sama disebabkan oleh virus herpes, namun gejala herpes yang ditunjukkan oleh kedua jenis ini akan berbeda tidak sepenuhnya sama.
Berikut adalah penjelasan keduana :

1. Herpes Simplex

Herpes Simplex sendiri dibagi menjadi dua tipe yaitu :
  • HSV-1 yaitu Tipe 1 atau dikenal dengan Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1), virus jerpes ini biasanya akan menyerang pada bagian mulut atau pinggang ke atas. HSV-1 pada kenyataannya adalah infeksi yang sangat umum.

  • HSV-2 yaitu Tipe 2, biasa dikenal dengan HSV-2 (herpes genitalis). Virus herpes ini biasanya menyerang bagian pinggang ke bawah seperti bagian kelamin sehingga biasa disebut dengan Herpes Genitalis. Penularan HSV-2 ini bisa menular melalui hubungan seks.

2. Herpes Zoster

Herpes zoster merupakan penyakit infeksi pada kulit yang merupakan lanjutan dari pada chickenpox (cacar air) karena virus yang menyerang adalah sama. Herpes zoster sendiri memiliki ciri yaitu cacar gelembung yang lebih besar dan berkelompok pada bagian tertentu di badan, bisa di bagian punggung, dahi atau dada.

Apa Saja Penyebabnya?

  1. Penyebab herpes yang pertama ialah virus herpes simpleks tipe I dan II. Kedua virus tersebut masuk dalam golongan virus Herpes hominis yang tergolong virus DNA. Yang bisa ditularkan secara langsung yakni adnya kulit dengan kulit penderita yang terinfeksi.
  2. Herpes zoster disebabkan oleh Virus varisela yang merupakan penyebab cacar air dapat menetap di dasar tulang tengkorak atau tulang belakang. Sistem kekebalan tubuh dapat membuat virus tidak aktif, namun bisa saja di kemudian hari saat cacar air sudah sembuh pun virus tersebut dapat kembali aktif.

Apa Saja Gejala Herpes?

Berikut adalah gejala herpes secara umum yang harus diwaspadai adalah sebagai berikut :
  • Terjadi demam
  • Badan menggigil
  • Napas terasa sesak
  • Nyeri pada persendian
  • Terasa pegal pada satu bagian rubuh
  • Muncul bintik kemerahan pada kulit
  • Perut terasa sakit
Gejala herpes ini biasanya akan berlangsung selama kurang lebih 8 hari atau 1 minggu.

Bagaimana Cara Mengobati Herpes?

Adapun cara mengobati penyakit ini biasanya akan diberikan obat yang ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala seperti nyeri dan demam, misalnya dengan memberikan paracetamol. Serta memberian obat Acyclovir tablet (Desciclovir, Famciclovir, Valacyclovir, dan Penciclovir) sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes.
 Untuk pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri atau rasa panas membakar pada kulit, tidak perlu menunggu sampai munculnya gelembung cairan (blisters).

Herpes adalah penyakit yang sangat berkaitan dengan daya tahan tubuh serta penyakit yang mengganggu, tapi tidak perlu gelisah karena herpes merupakan penyakit yang tetap bisa ditangani. Namun pada kondisi yang serius di mana daya tahan tubuh sesorang sangat lemah, penderita penyakit cacar (herpes) sebaiknya mendapatkan pengobatan terapi infus (IV) Acyclovir.
Sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin Varisela zoster yang bertujuan untuk pencegahan, berikut adalah urutannya :
  • Pada anak sehat usia 1-12 tahun biasanya akan diberikan satu kali
  • Selanjutnya akan diberikan lagi pada masa pubertas yang bertujuan untuk memantapkan kekebalan menjadi 60%-80%.
  • Berikan imunisasi sekali lagi saat sudah menginjak usia dewasa untuk bertujuan untuk menyempurnakannya.

Nah, itulah informasi dari clinicsehat.com pada artikel kali ini. Semoga bermanfaat untuk para pengunjung semua dan membuat anda jadi lebih mengetahui apa itu penyakit herpes.


5 Cara Ampuh Agar Bayi Tidur Nyenyak Di Malam Hari

5 Cara Ampuh Agar Bayi Tidur Nyenyak Di Malam Hari karena Kebanyakan orang tua yang memiliki bayi baru lahir tidak bisa tidur dengan nyenyak di malam hari.



Sudah menjadi hal yang wajar jika bayi usia di bawah 6 bulan biasanya akan terbangun 2 - 3 kali pada malam hari. dan kebiasaan ini pun biasanya akan berkurang saat bayi mulai memasuki usia 1 tahun dimana ia akan terbangun 1 - 2 kali dan berkurang lagi menjadi 1 kali disaat mendekati usia 2 tahun.

Mungkin bagi mereka yang mengurus bayi tanpa bantuan baby sitter kebiasaan seperti ini akan membuat Ibu kehilangan jam tidurnya, Sehingga membuat Ibu menjadi stress, letih, tidak semangat saat bangun pagi, Bagi ibu yang masih menyusui produksi ASI pun akan berkurang karena tidak memiliki kualitas tidur yang baik.

Tidak hanya ibu, bayi pun sangat membutuhkan kualitas tidur yang baik untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya. Nah, pada artikel kali ini akan di jelaskan tentang cara ampuh agar bayi (terutama bagi yang berumur diatas 6 bulan) dapat tidur nyenyak di malam hari. Lakukanlah beberapa cara ini secara rutin terus menerus hingga bayi bisa membentuk pola tidurnya sendiri.

Supaya lebih jelas langsung saja lihat penjelasannya di bawah berikut adalah cara ampuh supaya bayi tidur nyenyak di malam hari :

1. Mandikan Bayi Dengan Air Hangat
Salah satu cara yang paling ampuh agar si kecil bisa tidak dengan nyenyak di malam hari yaitu dengan memandikan si kecil dengan menggunakan air hangat. Karena air hangat dapat membuat keadaan tubuh si kecil menjadi lebih rileks juga tenang.

2. Susui Bayi Sebelum Tidur
Pastikan kalau si kecil ada dalam keadaan kenyang ketika ia tidur. Nah, agar si kecil merasa kenyang, maka hal yang harus dilakukan yaitu memberikannya susu sebelum ia terlelap. Jangan biarkan si kecil tidur dalam keadaan lapar, karena jika si kecil tertidur dalam keadaan lapar maka bisa mengganggunya dan akan membuatnya menjadi rewel ketika ia tidur atau bahkan dia akan kembali terbangun.

3. Temani Bayi Anda Saat Tidur
Bayi yang tidur yang di temani oleh orang tuanya akan jauh lebih tenang, lebih pulas ketika tidaur bahkan akan merasa lebih nyaman. oleh karena itu usahakan anda harus senantiasa berada di sampingnya ketika si kecil tertidur supaya si kecil tidurnya nyenyak.

4. Bersihkan Tempat Tidur
Kebersihan tempat tidur menjadi salah satu jaminan utama agar si kecil bisa tidur dengan sangat nyenyak, oleh karena itu Anda harus senantiasa membuat tempat tidur bayi ada dalam keadaan yang nyaman, selalu bersih, dan juga wangi. Karena bukan hanya bersih, Anda juga harus membuat suasana tempat tidur si kecil menjadi wangi juga nyaman. Dan berikanlah pewangi alami agar si kecil semakin rileks dan nyaman ketika ia tertidur.

5. Lampu
Ciptakanlah suasana yang paling nyaman juga tenang kepada si kecil ketika ia tertidur di malam hari. Agar Anda bisa menciptakan suasana yang nyaman, salah satu hal yang paling harus Anda perhatikan yaitu lampu.

Nah, itulah informasi kesehatan dari clinicsehat.com pada artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat untuk para pengunjung semua dan jangan lupa baca juga artikel lainnya selain cara agar bayi tidur nyenyak.


Voltaren Obat Apa? Fungsi, Dosis, Serta Efek Samping

Voltaren obat apa? Fungsi, dosis, serta efek samping akan di bahas pada artikel ini supaya anda dapat mengetahuinya lebih jelas agar tidak terjadi kesalahan.

Voltaren Obat Apa? Fungsi, Dosis, Serta Efek Samping

Apa Itu Voltaren?

Voltaren adalah merk obat yang memiliki kandungan natrium diklovenak dan merupakan obat golongan anti-radang non-steroid. Obat ini berfungsi untuk mengatasi nyeri pada penyakit reumatik, spondilitis ankilosis, osteoarthritis, dan spondylarthritis. Nyeri pada tulang belakang, nyeri karena cedera, pegal pegal, sakit gigi, serangan akut gout, dan nyeri saat menstruasi yang berlebih / dysmenorrhea.
Voltaren sendiri tersedia dalam beberapa jenis yaitu dalam bentuk tablet, ampul, supositoria, dan emul gel yang cara pemakaiannya dapat di oleskan pada area yang sakit.

Bagaimana Dengan Dosisnya?

Dosis Voltaren 25 mg dapat di konsumsi sebanyak 3 kali 1 – 2 tablet sehari, dikonsumsi bersama makanan atau susu. Dosis yang diberikan sebaiknya tidak melebihi 6 tablet sehari, supaya tidak terjadi efek samping yang berat. Dalam waktu 10 menit setelah mengkonsumsi obat ini, hendaknya tidak berbaring Karena dapat memicu peningkatan asam lambung.
Jika lambung anda terasa nyeri, maka dapat dibarengi dengan minum antasid. Meskipun obat ini memperlambat penyerapan Voltaren 25 mg sehingga efek antinyeri atau antiinflamasinya berkurang atau melambat.

Apa Saja Efek Sampingnya?

Berikut adalah daftar efek samping yang memungkinkan yang dapat terjadi dari semua bahan-bahan konstitusi Voltaren Tablet. meskipun Ini bukanlah daftar yang komprehensif. Efek-efek samping ini memungkinkan, tetapi tidak selalu terjadi. Beberapa efek sampingnya yaitu sebagai berikut :
  • Merasa pusing
  • Gangguan pada sistem pencernaan
  • Mual dan muntah
  • Terjadi diare
  • Terjadi sembelit
  • Kepala terasa sakit
  • Kantuk
  • Hidung tersumbat
Jika Anda mengalami efek samping lain yang tidak ada diatas, segeralah hubungi dokter Anda untuk dilakukan pemeriksaan dan mendapat nasihat medis.

Bagaimana Cara Penyimpanannya?

1. Simpan voltaren pada temperatur ruangan, jauhkan dari panas dan cahaya matahari secara langsung. Jangan membekukan obat kecuali diperlukan oleh brosur kemasan. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

2. Jangan pernah membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase kecuali diinstruksikan seperti itu, karena jika obat dibuang dengan cara seperti itu dapat mengontaminasi lingkungan.


Nah itulah informasi dari clinicsehat.com pada artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat dan menjadi penambah wawasan untuk pengunjung semua tentang obat voltaren.